Kami berangkat hari jumat malam. Hal yang membuat saya galau untuk join trip ini lebih awal adalah adanya tes les bahasa jerman pada hari jumat. Tapi jadwal tes saya ajukan jamnya. Hohoho... Dengan sponsor Nasi Ayam Gepuk Hayam Wuruk dari Pak Anis(read: Ketua Patrapala), kami mengawali perjalanan. Perjalanan ditempuh selama 6 jam dari Kantor Pusat Pertamina ke Terminal Guntur. Dari sekitar Terminal Guntur, kami menggunakan truk untuk mencapai Pos Pemancar. Sekitar jam 4 subuh kami sampai di pos awal pendakian. Setelah beradaptasi dengan udara dingin dan menunaikan sholat subuh serta sedikit sarapan, kami memulai pendakian sekitar jam 6.
Welcome :)
Trek pendakian dari pos pemancar ke pos 2 adalah lahan perkebunan warga dan hutan yang mendaki sedikit. Trek pendakian yang lumayan menguras tenaga adalah dari pos 2 ke pos 4, karena treknya continually up and roots every where, so it's very slippery. Sedangkan dari pos 4 ke pos 6, treknya lumayan buat pendinginan, walaupun masih terus mendaki. Tim mendirikan tenda di pos 6, karena berbagai pertimbangan, salah satunya ramenya pendaki yang mendaki pada hari itu. Nge camp di pos 6 memiliki beberapa keuntungan juga, selain bisa menepis hawa dingin karena dikelilingi sama pohon, yaitu lebih dekat ke lokasi buang hajatnya. Hahaha
FYI kalau mau mendaki gunung lebih baik mengambil waktu pagi - siang hari, karena jika sore hari keungkinan hujan lebih besar. It happen to us. Fortunately i have already in the tend when the rain drop. Dan jika mau mendapatkan beautiful sunrise di Cikuray lebih baik memulai pendakian sekitar jam 4, karena waktu yang ditempuh dari pos 6 ke Puncak sekitar 1 jam an.
Every trip is picturesque. In this trip i have many new friends and memories.
Not a beautiful one, but i feel grateful to see the view
With the Team and Kang Ade as the Porter
With my Cikuray partner. She is an internship like me. I think i will miss her Padang dialect.
Here we are on top of Cikuray Mountain :D
The Patrapala Family
Turun gunung. Watch out! The ground is very mudy
Naik odong-odong. Mbak mika pusing ya?





